Halaman Depan

 

depan

Visi dan Misi

Keberhasilan suatu institusi tidak terlepas dari penetapan visi di awal pendiriannya. Sejak berdirinya STMIK Jakarta STI&K, para pendirinya sudah merumuskan visi yang akan diemban dalam keikutsertaan memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

V i s i :
Menjadi organisasi kemahasiswaan yang berwawasan global dan unggul di bidang ilmu komputer, teknologi informasi dan komunikasi, bermartabat, dan dengan jiwa Pancasila mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa melalui kontribusi aktif di bidang pendidikian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan penerapan IPTEK.

M i s i :

  1. Mengembangkan dan menyelenggarakan kegiatan organisasi kemahasiswaan yang dinamis dan berkualitas sesuai perkembangan ilmu komputer, teknologi informasi dan komunikasi dalam upaya meningkatkan daya saing bangsa.
  2. Mengembangkan dan menyelenggarakan kegiatan penelitian yang mengarah pada terciptanya sumber daya yang berwawasan global, berkualitas dan bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia.
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud pelaksanaan tanggung jawab sosial institusi.
  4. Mengembangkan organisasi kemahasiswaan yang dapat merespon berbagai perubahan yang terjadi dan memiliki tata kelola yang baik (Good Student Organization).

Tujuan :
Pembinaan kemahasiswaan diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, cerdas, dan kompetitif dengan peletakan dasar pada pengembangan softskills kecerdasan unggulan mahasiswa bagi pengembangan jiwa kepemimpinan dan profesionalisme untuk menumbuhkan semangat menjadi IT Enteurpreneurship yang tangguh.

Sasaran menghasilkan lulusan yang memiliki budi pekerti luhur, integritas kepribadian yang tinggi, kemampuan berpikir kritis, daya kreatifitas yang baik, kompetensi yang dibutuhkan sehingga mampu bekerja dalam bidang yang berkaitan dengan yang diberikan, pemahaman berbagai konsep berkomunikasi baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Internasional, sehingga para lulusan mampu mengembangkan diri, ataupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

 

Berita Terbaru:

Arsip Berita

RSS berita dikti

  • Achmad Solihin, Mahasiswa IPB Menangkan Student AwardSchweighofer Prize 2017 22 Juni 2017
    Achmad Solikhin, mahasiswa S3 Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakuktas Kehutanan (Fahutan) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil memenangkan Student AwardSchweighofer Prize 2017, di Austria. Penghargaan bergengsi sektor kehutanan Eropa ini diperuntukan bagi innovator muda dunia, diikuti oleh mahasiswa dan pebisnis kehutanan. Acara ini melibatkan 44 negara dengan pebisnis kehutanan kayu terkenal dunia dan untuk student award […]
    Fatimah Larasati Harahap
  • Hasil Seleksi Makalah Jabatan Sekretaris Pelaksana Kopertis VII, VIII, dan XII 22 Juni 2017
    selengkapnya sila unduh tautan berikut: pengumuman-seleksi-makalah-jabatan-sekretaris-pelaksana
    Fatimah Larasati Harahap
  • Tawaran Beasiswa/Pelatihan dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) 22 Juni 2017
    Tawaran Beasiswa/Pelatihan Technical Cooperation among Developing Countries (TCDC) Training Program 2017/2018 dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyampaikan tawaran program beasiswa/pelatihan TCDC Training Program tahun anggaran 2017/2018 (daftar pelatihan terlampir) melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Kuota untuk setiap penawaran program dua (2) orang calon peserta per kegiatan. Adapun biaya sehubungan […]
    ardian
  • Mahasiswa UB Buat Alat Penyerap Tumpahan Minyak dari Eceng Gondok 22 Juni 2017
    Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) ciptakan alat penyerap minyak yang tumpah di perairan khususnya pelabuhan bernama MABOA. Keempat mahasiswa yang beranggotakan Romi Dwi Nanda, Mauliddiana Nurul Ilyas, Nur Sakinah Junirahma dan Muhammad Alfian Arifin memanfaatkan ledakan pertumbuhan gulma perairan yaitu eceng gondok yang dicampur dengan sekam padi menjadi ‘magic briket’ penyerap tumpahan minyak di perairan. Mereka […]
    ardian
  • Mahasiswa FT Buat Alas Anti Ngantuk 22 Juni 2017
    Tiga mahasiswa jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya membuat Alas Duduk Anti Kantuk atau ALAKANTUK. Wahyu Tasry Naufal, Asri Anjasari, dan Prayoga Bintang Primawan mengatakan ALAKANTUK diciptakan karena tingginya tingkat kecelakaan di Indonesia yang disebabkan karena faktor manusia yaitu mengantuk. ALAKANTUK merupakan inovasi alas duduk yang mampu meningkatkan detak jantung manusia melalui getaran. Prinsip […]
    ardian